Kamis, 01 Januari 2009

KerLap-kerLip.. v(^0^)v



Photobucket


Kamis, 25 Desember 2008

TUGAS ARSITEKTUR KOMPUTER

By : Melisa Eka Hapsari (077006086)

PROCESSOR
Processor merupakan komponen utama/otak dari sebuah komputer. Processor dikenal sebagai Central Processing Unit (CPU) atau unit pengolahan pusat yang terbuat dari jutaan transistor microscopic dalam suatu circuit pada suatu chip. Chip terbuat dari lempengan silikon murni yang merupakan kumpulan komponen-komponen elektronik(transistor) yang sangat kecil. Chip sering disebut juga dengan IC (Integrated Circuit). Chip dapat melakukan proses seperti perhitungan arithmatika, membentuk garis, image (gambar), dan suara.


CPU memiliki 3 komponen utama, yaitu :
1. Control Unit (CU) : Mengawasi dan mengatur aktivitas komputer. Selain itu, Control Unit juga mengontrol semua perangkat yang terpasang dalam komputer, baik itu input device maupun output device.

Input device adalah perangkat keras yang berfungsi sebagai alat untuk memasukkan data/perintah ke dalam komputer. Contohnya keyboard, joystick, scanner, mouse, light pen, dll.
Output device adalah perangkat keras komputer yang menampilkan output/keluaran sebagai hasil dari pemrosesan/pengolahan data. Contohnya Monitor, printer, speaker, proyektor, dsb.
2. Arithmatic Logic Unit (ALU) : Melakukan perhitungan/operasi arithmatika (operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dll) dan data logika (perbandingan).

3. Register : Tempat penyimpanan data sementara dalam CPU selama proses eksekusi. Dengan adanya register, proses pengolahan data dapat dilakukan jauh lebih cepat dibandingkan dengan apabila data-data tersebut harus diambil langsung dari lokasi-lokasi memory.


Kecepatan kerja processor dipengaruhi oleh kapasitas bit dan frekuensi kerjanya. Kapasitas bit untuk processor ada yang 8 bit, 16 bit, 32 bit, dan 64 bit. Jika kapasitas bit processornya 8 bit, maka dapat diartikan bahwa processor memiliki 8 buah pintu masuk untuk menerima bit-bit instruksi, sehingga jika kapasitas bit processornya 32 bit, maka processor dapat memproses 4 kali lebih cepat dari processor yang kapasitasnya 8 bit. Selain itu, frekuensi kerja processor juga mempengaruhi kecepatan kerja processor. Contonya CPU dengan frekuensi 8 Mhz (Mega Hertz), 40 Mhz, 50 Mhz, dll. Semakin besar frekuensi kerja processor, semakin besar pula kecepatan pemrosesannya.



MEMORY
Secara umum, memory artinya tempat menampung atau menyimpan data. Menurut fungsinya memory terbagi menjadi 2, yaitu memory internal yang disebut juga memory utama/memory primer dan memory eksternal (memory sekunder). Data yang akan diproses ataupun hasil pemrosesan oleh processor, disimpan didalam memory internal.

Memory internal diperlukan oleh CPU untuk proses eksekusi (operasi) program, sehingga dapat diakses secara langsung oleh prosesor (CPU) tanpa perantara. Setiap data yang diproses dan disimpan oleh processor, ditempatkan di alamat tertentu dalam memory sehingga komputer dapat dengan cepat menemukan data yang dibutuhkan. Memory internal bersifat volatile, artinya hanya dapat bekerja jika jika terdapat aliran listrik (jika listrik mati ketika data yang kita proses belum disimpan, maka data tersebut akan hilang). Memory internal terdiri dari ROM (Read Only Memory) dan RAM (Random Access Memory).

ROM (Read Only Memory) berfungsi untuk menyimpan berbagai data/program yang telah di setting oleh pabrik komputer. ROM biasanya berisi program BIOS (Basic Input Output System) yang berfungsi untuk mengendalikan perpindahan data antara mikropocessor ke komponen lain seperti monitor, keyboard, printer, dll. Sedangkan RAM (Random Access Memory) merupakan bagian dari memory yang digunakan untuk menyimpan program dan data. Besar/kapasitas RAM bervariasi. Kapasitas RAM yang sudah banyak digunakan adalah 128 MB, 256 MB, 512 MB, 1024 MB, 2048 MB, bahkan saat ini tersedia RAM yang mampu menampung data hingga 32 GB.

Berbeda dengan memory internal, memory eksternal tidak diperlukan di dalam proses eksekusi sehingga tidak dapat diakses secara langsung oleh prosesor (CPU). Untuk akses memori eksternal ini, CPU harus melalui pengontrol I/O. Memory eksternal bersifat non-volatile (aliran listrik mati, data tidak akan hilang). Memory eksternal dapat mengatasi masalah keterbatasan area pada memory internal, karena memory eksternal terpisah dari komputer. Contohnya Flash disk, Disket, Pita Magnetik dan CD.




HUBUNGAN ANTARA PROCESSOR DAN MEMORY
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, memory adalah tempat penyimpanan hasil pengolahan/pemrosesan data yang dilakukan processor (maksud memory disini tentunya memory yang mempunyai hubungan secara langsung dengan processor, yaitu memory internal ^_^). Processor membaca instruksi dari memory tentang apa yang harus dilakukannya dan kemudian mengeksekusinya. Dalam hal ini, tentunya processor dan memory memiliki suatu hubungan dan saling berkaitan. Processor dan memory dihubungkan dengan saluran data, saluran alamat, dan saluran control I/O.

Berikut adalah gambar hubungan antara processor dan memory :



Saluran Data : Saluran yang menghubungkan data pada processor dengan data pada memory. Banyak saluran data ditentukan oleh banyaknya kapasitas memori dalam byte (banyaknya bit). Sebagai contoh, apabila kita memiliki memory berkapasitas 128 k x 8 bit maka jumlah saluran datanya ada 8 buah.
Saluran Alamat : Diperoleh dari jumlah kapasitas total dalam processor yang diubah dalam bentuk pangkat.
Saluran Control I/O : Sebagai proses I/O (Input dan Output)


TUGAS : Membuat rangkaian processor-memory 256k x 8 bit dari 4 buah memory 64k x 8 bit.








































Berikut adalah peta memori 256k x 8 bit yang disusun dari 4 buah memori 64k x 8 bit :



Berikut adalah gambar rangkaian Processor dengan 4 buah memory yang masing-masing memori berukuran 64kb x 8 bit :



Dan berikut adalah Gambar Rangkaian Decodernya :


DECODER

Pada rangkaian processor-memory diatas, untuk mendapatkan kapasitas 256k x 8 bit, perlu disediakan 16 saluran alamat (A17-A0). Karena jumlah memory yang akan di integrasikan berjumlah 4 buah, maka diperlukan DECODER (2-input) sebagai selektor memory, dimana input decoder adalah A17 dan A16. Banyaknya saluran decoder disesuaikan dengan jumlah memory, sehingga disini terdapat 4 buah saluran decoder yang dihubungkan ke enable masing-masing memory.

Decoder menurut kamus komputer adalah Alat yang digunakan untuk mengembalikan suatu informasi yang telah diacak. Dengan alat ini, informasi tersebut bisa tersusun seperti informasi yang sebenarnya.

Adapun pengertian dari Address-decoder yaitu Perangkat elektonik yang mengkonversi alamat numerik menjadi pilihan lokasi memory pada satu chip RAM (random access memory) atau lebih.

Sedangkan Code-Decoder adalah Alat yang mengubah data analog menjadi aliran bit-bit digital dan mengubah sinyal digital menjadi data analog.